Owner Bisnis Belajar Akuntansi, Perlukah?

Bayangkan Anda adalah seorang pemilik bisnis yang sedang bertumbuh pesat. Setiap hari Anda disibukkan dengan strategi pemasaran, pengembangan produk, dan melayani pelanggan. Soal laporan keuangan? Tenang, sudah ada staf Anda yang mengurus. Anda tinggal terima beres.
Tapi… apakah memang sesederhana itu?
“Sudah Ada Staf yang Urus Laporan Keuangan, Saya Tinggal Pakai Saja.”
Itu pemikiran umum yang dimiliki banyak pemilik bisnis. Dan memang tidak salah.
Dalam banyak kasus, staf keuangan bertanggung jawab penuh atas pencatatan transaksi, penjurnalan, hingga penyajian laporan keuangan bulanan. Mereka bekerja keras menyusun angka demi angka, grafik demi grafik, hingga akhirnya Anda sebagai owner tinggal membaca hasil akhirnya.
Tapi Benarkah Anda Tidak Perlu Tahu Apa-Apa Soal Akuntansi?
Cukup tahu hasil akhirnya saja?
Apakah belajar akuntansi hanya menambah kerjaan?
Mari kita lihat lebih dalam.
3 Alasan Kenapa Owner Harus Paham Akuntansi (Setidaknya Dasarnya)
- Laporan Keuangan Itu Dibuat oleh Manusia
Sehebat apa pun staf Anda, mereka tetap manusia. Kesalahan bisa saja terjadi — baik karena kurang teliti, kurang paham, atau dalam kasus terburuk: disengaja.
Dengan pemahaman dasar akuntansi, Anda bisa tahu titik-titik rawan yang perlu Anda cek secara berkala. - Angka Tak Pernah Bohong, Tapi Bisa Disajikan Secara Salah
Misalnya, bisnis Anda terlihat untung besar, padahal kas Anda seret. Atau sebaliknya, tampak rugi padahal arus kas sehat. Tanpa pemahaman akuntansi, Anda bisa salah ambil keputusan yang berdampak besar pada bisnis Anda. - Akuntansi Adalah Bahasa Bisnis
Anda tidak harus jago, tapi Anda harus ngerti. Sama seperti Anda tak perlu jadi desainer untuk menilai desain promosi, Anda juga tak perlu jadi akuntan untuk memahami laporan keuangan Anda sendiri.
Tapi Anda wajib bisa membaca dan mengartikannya. (WSU)